Liburan Babymoon ke Seoul, Korea Part 2 (Tips travelling ke Nami Island )

Good Morning Seoul!! Hari ini officially hari kedua kami di sini. Bila kemarin kami baru tiba dan jalan2 di Insadong dan Myeongdong. Sekarang pagi ini kami berencana trip ke Nami Island yang tersohor itu. Pulau Nami ini terkenal karena menjadi tempat shooting dalam Drama Korea : Winter Sonata (겨울연가) yang adalah seri kedua dari drama serial Endless Love produksi KBS. Serial ini diproduksi Maret 2002 di Korea Selatan. Serial Drama ini sangat populer di Indonesia dan boleh dibilang menjadi cikal bakal demam korean wave alias hallyu di Indonesia.

Nami atau yang dalam bahasa Korea disebut Namiseom berjarak sekitar 54 km atau 1.5 jam waktu tempuh darat dengan bus dari ibu kota Seoul. Pulau Nami ini kemudian menjadi salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi bila berlibur ke Seoul, Korea. Continue reading Liburan Babymoon ke Seoul, Korea Part 2 (Tips travelling ke Nami Island )

Liburan Babymoon ke Seoul, Korea

Haloha, finally, sesudah kehamilan istri berada di penghujung trimester ke-2, kami pun berangkat ke Seoul, Korea. Kalo sebelumnya saya sudah membahas bagaimana cara apply visa ke korea beserta cara mengecek hasil status visa-nya, maka kini saya akan sharing perjalanannya ke Korea.

ISTILAH BABYMOON

Jadi tema liburan kami kali ini memang “babymoon”. Babymoon itu apa sih?

Bhagavan Behera, dalam riset yang ia publikasikan di Journal of Humanities and Social Science menyatakan bahwa istilah babymoon tersebut merupakan peleburan dua kata, yaitu baby atau bayi dan honeymoon atau bulan madu. Behera menyebutkan bahwa makna babymoon sendiri adalah liburan terakhir bagi pasangan suami istri untuk menyambut kelahiran anak pertamanya. Continue reading Liburan Babymoon ke Seoul, Korea

Cara membuat VISA ke Korea Selatan terbaru 2019

Hi Guys, sudah pernah ke jalan-jalan ke Korea? Korea Selatan? atau Korea Utara? hehe. Mungkin anda penggemar K-POP atau Drama Korea? Mungkin juga karena penasaran ingin mengunjungi alernatif wisata di asia timur selain Jepang dan China?

Korea (Selatan) dalam 1 dasawarsa terakhir ini sudah menjadi salah satu trendsetter dunia, khususnya di kalangan anak muda asia. Generasi Asian Milenials sangat menggemari hal-hal yang berbau K-POP. Istri saya juga penggemar drama korea  dan sangat ingin bisa mengunjungi negara tersebut. Hallyu (Korean Wave) yang kembali melanda negara-negara Asia Tenggara seperti drama Descendants of the Sun dan drama Korea lainnya. Continue reading Cara membuat VISA ke Korea Selatan terbaru 2019

Cara mengecek status VISA KOREA dan proses pengambilannya terbaru 2019

Halohaaa…setelah seminggu sebelumnya mengajukan VISA, dan kita mendapatkan bukti tanda terima. Maka saatnya kita mengecek status aplikasi VISA kita, apakah sudah diapprove atau belum. Informasinya sih untuk VISA reguler 3 hari kerja, namun di tanda terimanya diberikan jarak 1minggu kemudian. Nah kita tidak boleh datang sebelum hari H-nya. Setelahnya boleh, gak harus persis pas hari H-nya juga sih hehe. Continue reading Cara mengecek status VISA KOREA dan proses pengambilannya terbaru 2019

Menikmati kuliner korea di Little Seoul Bandung (Chagiya Suki BBQ, Dongdaemun Street)

Sesudah lari pagi dan bersantai di Alun-alun Kota Bandung, setelah check out dari Hotel Malaka, Kami siap-siap untuk mencari makan siang. Makan apa ya? hmm 🙂

Nah di Bandung kan sudah ada tempat makan dan nongkrong bergaya tionghoa di China Town Bandung di Jalan Kelenteng. Nah ternyata selain itu, ada lagi satu tempat baru yang bergaya asia, kali ini KOREA yakni Chagiya Korean Suki & BBQ dan Dongdaemun Street. Lokasinya terletak di jalan Sawunggaling No.10, Tamansari, Bandung Wetan, Kota Bandung. Cafe ini ternyata adalah cabang dari Chingu Cafe yang sudah ada sebelumnya di Jalan Buah Batu, Bandung. Chingu sendiri berasal dari bahasa korea yang artinya teman.
Continue reading Menikmati kuliner korea di Little Seoul Bandung (Chagiya Suki BBQ, Dongdaemun Street)

Lari pagi di Alun-alun Bandung yang HIJAU!

Hari ketiga di Bandung, kami bangun lebih awal, niatnya mau olahraga ringan sambil melihat suasana alun-alun bandung yang baru. Lokasi Alun-alun ini terletak di tengah kota Bandung tepatnya di Jalan Asia Afrika dan Jalan Dalem Kaum. Posisinya persis di depan Masjid Raya Bandung.

20181118_071811
Suasana keramaian Alun-Alun Bandung

Continue reading Lari pagi di Alun-alun Bandung yang HIJAU!

Wisata ke Kota Mini Lembang & Makan siang di Twig Maribaya

Hari kedua di Bandung ini, kami itinerary-nya akan mengunjungi 2 tempat wisata yaitu Kota Mini Lembang dan Cafe Twig di Maribaya Natural Hot Spring Resort. Pagi hari sekitar jam 10 sesudah breakfast, kami berangkat kembali ke Lembang. Langsung mengarah ke Kota Mini Lembang. Jarak dari hotel kami ke sana menurut Waze adalah sekitar 18KM dengan waktu tempuh 1jam. Lumayan jauh hehe.

Sebenarnya kalau mau jalan-jalan di seputar Lembang, boleh dipertimbangkan untuk menginap di hotel-hotel yang ada di Lembang. Namun pertimbangan kami menginap di Hotel Malaka ini, karena acara wedding resepsi rekan kami di hotel ini. Biar gak repot pergi kondangannya, gak perlu cari parkiran, turun langsung ketemu haha. Continue reading Wisata ke Kota Mini Lembang & Makan siang di Twig Maribaya

Berkunjung ke Lembang di Malam Hari

Short trip kali ini, kami kembali menyambangi Kota Bandung. Ada salah satu sahabat karib saya yang menikah di sini. Maka saya menyiapkan trip khusus 3hari 2 malam ke Bandung. Berangkat santai hari Jumat dan pulang hari minggu. Supaya efektif, itinerary singkat pun disusun. Walau pada hari-H-nya pasti tidak semulus yang direncanakan hehe. Karena niatnya mau santai saja. 😛

Kami berangkat dari Jakarta, sangat-sangat telat hehe, target jam 8 pagi berangkat mundur sampai jam 11 siang baru jalan. So bisa dibayangkan bakal sore sampai Bandung. Sepanjang perjalanan di Tol Cipularang kami melihat pemandangan huruf-huruf raksasa dari 2 marketplace terbesar di Indonesia hehe. Continue reading Berkunjung ke Lembang di Malam Hari

Program Hamil – Inseminasi

Bulan ini tanggal 13 October, tepat 1 hari setelah ulang tahun saya. Pagi-pagi sekali, Istri saya pipis sambil melakukan check kehamilan dengan alat bantu testpack, dan hasilnya….wauh positif (+)

kemudian dia segera membangunkan saya, dan memperlihatkan hasil testpacknya (waktu itu saya masih tidur hehe). Rasa senang bercampur haru dari istri saya, saya langsung melihat berulang-ulang, memastikan kalau saya tidak salah lihat. Kemudian kami mengabari keluarga dekat dan dokter yang menangani program hamil kami.

Ya, sebelumnya kami menjalani program hamil dari dr.Stella di Rumah Sakit Mitra Kelapa gading. Awalnya karena sudah menikah selama 1tahun dan belum kunjung dikaruniai anak, maka kami mulai mengikuti program hamil dengan dokter kandungan. Dengan Dokter Stella, kami mulai pada sekitar bulan agustus waktu itu. Kami pergi konsultasi pada hari kedua setelah selesai menstruasi. Karena biasanya pada hari kedua tersebut, proses konsultasi dan pemantauan sel telur baru mulai bisa dilakukan.

Pada Konsultasi yang pertama, hasilnya so far oke, dan saya sebagai suami mendapatkan tugas untuk check lab kualitas sperma. Setelah hasilnya keluar, minggu depannya kami kembali konsultasi, dan menurut pengamatan dokter, hasil kualitas spermanya masih  bisa ditingkatkan lebih baik. Sayapun diberi tugas tambahan yang simple yakni makan semangka. Ternyata Semangka bisa meningkatkan kualitas kelincahan dan keaktifan sperma.

Setelah itu dilakukan check usg dan dipantau berapa jumlah sel telur dan ukuran sel telur. Kemudian kami diberikan jadwal untuk berhubungan pada masa subur yang biasanya jatuh di hari kedua belas – keenam belas (hari ke-12-16). Setelah itu kami menunggu sampai masa haid-nya tiba. kalau tidak haid dan hasil testpacknya positif tandanya berhasil.

Namun setelah 3 minggu, ternyata hasilnya haid deh :(, jadi nya gak testpack. Kemudian kami kembali konsultasi ke dokter. Dan percobaan bulan ke-dua ini, kami mengambil program inseminasi.

Program Inseminasi buatan

to be continued

 

 

Jogging di Marina Bay Singapura

Bila malam sebelumnya kami ke marina bay untuk menonton pertunjukan laser, maka pagi hari ini, kami balik lagi ke sini untuk jogging. Bila anda menggunakan MRT, sebaiknya berhenti di Stasiun MRT Bayfront dari rute Downtown Line maupun Circle Line. kalau berhenti di Stasiun MRT Marina Bay, masih kejauhan ke sananya. tapi ya gapapa juga kalau niatnya sekalian berlari atau jogging dari stasiun MRTnya hehe.

Jogging dan running adalah salah satu olahraga yang digemari di Singapura. Kenapa? Karena Pemerintah Singapura merancang Suasana perkotaan yang ramah kepada masyarakat untuk nyaman berjalan kaki dengan pedestrian walk yang lebar, dan ruang terbuka yang banyak di tengah kota. Salah satu ruang terbuka yang menjadi Signature placenya adalah di Marina Bay-waterfront promenade. Continue reading Jogging di Marina Bay Singapura

Jalan-jalan di Kota Medan dan berkunjung ke Tjong A Fie Mansion

20161021_083649
Foto Kota Medan dari ketinggian.

Kali ini saya mendapatkan kesempatan business trip ke Medan, dalam rangka presentasi di sebuah event. Karena ini pertama kalinya ke Medan, saya tidak ingin menyia-yiakan momen ini dengan mengambil extend 2 hari setelah event, untuk menjelajahi kota Medan. Kebetulan juga saya memiliki keluarga di Medan dari pihak Mama saya. Sehingga saya juga memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu dengan mereka.

Setelah menunaikan tugas presentasi, saya memulai petualangan singkat saya dengan mengunjungi salah satu tempat wisata yang ada di tengah kota Medan, yakni Rumah Tjong A Fie yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kesawan. Continue reading Jalan-jalan di Kota Medan dan berkunjung ke Tjong A Fie Mansion

Naik Kereta Gantung dan mengunjungi Gardens by the bay singapura

Setelah berkeliling di China Town, sorenya kami pergi ke Harbourfront lagi untuk mencoba naik kereta gantung (cable car) ke Sentosa Island. Kami tiba di Mall ini lagi, bila sebelumnya dari hari pertama dari Batam pun, transit di mall ini juga. Continue reading Naik Kereta Gantung dan mengunjungi Gardens by the bay singapura

Jalan-jalan wisata kultural di China Town, Singapura

Hai guys, melanjutkan hari kedua kami liburan di singapura, kali ini kami akan mengunjungi China Town di Singapura dan berkunjung ke dua tempat ibadah sekaligus objek wisata kultural di sini yakni Buddha Tooth Relic Temple dan Sri Mariamman Hindu Temple.

Kami menggunakan MRT dengan tujuan stasiun China Town. Anda bisa menggunakan rute North East Line (Ungu) dari HarbourFront, ataupun dari Marina Bay, transit di Dhoby Gaut menggunakan rute North South Line (Merah). Rute Baru (Coklat) masih under construction. Continue reading Jalan-jalan wisata kultural di China Town, Singapura

Berkunjung ke Gereja Ayam-Bukit Rhema, Magelang

Oke sebelum membahas Gereja Ayam, saya sharing dulu bahwasanya perjalanan kali ini kami sebenarnya melakukan Prewedding session di kota Jogjakarta. Kami mengambil paket prewedding photo dari salah satu studio foto terkenal di sini yakni Kencanaphoto. Berikut sekilas beberapa hasil foto kami : Continue reading Berkunjung ke Gereja Ayam-Bukit Rhema, Magelang

Honeymoon di Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan Part3

Setelah daytrip di Nusa Penida, kami diantar kembali dengan speedboat ke Jembatan kuning di Nusa Lembongan/Ceningan. hari masih sore sekitar jam3an kami memutuskan melanjutkan petualangan kami di Nusa Ceningan. Continue reading Honeymoon di Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan Part3

Honeymoon di Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan Part1

Kali ini saya akan membahas seputar short honeymoon trip kami ke Bali. Namun tidak seperti itinerary biasanya yang fokus ke sepanjang pesisir barat Bali yakni Pantai Kuta, Seminyak, Uluwatu, atau ke tengah dan utara seperti mengunjungi Ubud dan Kintamani. Kami mencoba itinerary yang berbeda yakni mengunjungi Pantai timur bali, Sanur. Continue reading Honeymoon di Nusa Penida, Lembongan dan Ceningan Part1

Post wedding Photo (mendadak) di Sampokong, Semarang

Halo, kali ini saya mau sharing seputar trip pendek ke Semarang beberapa waktu lalu. Perjalanan ke Semarang kali itu karena salah satu sahabat komsel kami ada yang merayakan pesta pernikahannya di sana. Jadi kami berencana untuk berangkat dan liburan singkat di sana. Kami berencana tiba sehari sebelum hari acara pernikahannya. Hari berikutnya acaranya ada pagi di gereja dan sore di resepsi. Pulangnya besok paginya lagi. Praktis hanya 1 hari saja kami bisa jalan-jalan secara bebas alias free timenya kami. Continue reading Post wedding Photo (mendadak) di Sampokong, Semarang

Wisata Lombok yang eksotis (Gili Trawangan) Part-2

Setelah hari pertama kami berkeliling pulau lombok dan pantai senggigi. Hari kedua ini, kami akan berkunjung ke Gili Trawangan. Gili artinya pulau. Ada 3 Gili yang terkenal di sebelah utara pulau Lombok yaitu Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno. Kami berencana untuk snorkeling di Gili Trawangan. Continue reading Wisata Lombok yang eksotis (Gili Trawangan) Part-2

Pengalaman menyeberang dari singapura ke Batam dan tertahan di imigrasi sewaktu kembali

Singapura adalah salah satu negara tetangga terdekat dengan Indonesia. Jumlah penerbangan yang banyak dan waktu tempuh yang tidak terlalu lama membuat Singapura menjadi salah satu destinasi wisata yang cocok untuk short trip. Saya sendiri sudah beberapa kali ke singapura, hampir semuanya karena urusan pekerjaan dan training. Continue reading Pengalaman menyeberang dari singapura ke Batam dan tertahan di imigrasi sewaktu kembali

Liburan Babymoon ke Seoul, Korea Part1

Selamat datang di Incheon Aiport (ICN)! Istri saya sumringah ketika tiba di bandaranya, setelah 7 jam perjalanan dengan pesawat. Bandara ini sangat besar. Besarnya seperti Soekarno Hatta terminal-3 kita.

Kemudian kita pergi ke imigrasi terlebih dahulu. Antara Foreign Passport dan local passport dipisah antriannya. Antrian Foreign Passport lebih dekat dicapai dan suasananya tidak ramai. Mungkin karena kami tiba hari senin ya. dan kemudian barulah kami kemudian ke pengambilan bagasi.

incheon-seoul-yuditika02.jpg
Suasana Imigrasi – Incheon Airport

incheon seoul yuditika03
Suasana area pengambilan bagasi-sepi

Menyewa Modem Wifi

Oke sebelum bergegas berangkat ke hotel, kami terlebih dahulu mencari solusi akses internet selama di Seoul (Anyway di bandara ini juga ada free wifi loh, tapi kita kan gak di bandara mulu hehe). Ada banyak pilihan sih, mau beli kartu operator GSM/Internet lokal korea, memanfaatkan paket roaming dari  operator kartu GSM kita atau menyewa modem wifi. Nah saya selama keluar negeri sudah pernah mencoba paket roaming dari kartu GSM sendiri, maupun GSM lokal negara yang dikunjungi, tapi ternyata menggunakan modem wifi jauh lebih hemat.

Rental Pocket Wifi 4G dari KT (Korea Telecom)

incheon seoul yuditika04
KT Counter ( Prepaid card & rental wifi)

Bukan promosi sih, tapi sharing ya, saya menggunakan modem wifi dari KT. Nah saya terlebih dahulu sudah memesan voucher dari klook.com. Dengan voucher ini saya bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah daripada harga di counternya.

Lokasi counter KT Roaming Center :

Incheon International Airport Terminal 1 (Seoul):
  • Gate 1/F 6-7, buka 24 jam, setiap hari
  • Gate 4-5 (07:00-22:00) (Mulai 1 Maret 2018)
  • Gate 10-11 (06:00 – 22:00)
  • Foto counter
Incheon International Airport Terminal 2 (Seoul):
  • 1st Floor Gate 2-3 KT Roaming Center, buka 24 jam, setiap hari
  • Foto counter

Pengembalian dapat dilakukan kembali di bandara saat anda pulang. Keunggulan menggunakan modem wifi, lebih murah, dan bisa digunakan beberapa handphone sekaligus kan ketimbang 1 sim utk 1 phone. Oh ya, saat meminjam, anda perlu memberikan kartu kredit anda untuk dicharge 1000 won ya kira-kira. Namun biaya ini akan dikembalikan/dibatalkan sesudah anda mengembalikan modemnya, dan jika tidak ada kerusakan/kehilangan unit modem/chargernya.

Transportasi dari Bandara ke Pusat kota.

Ada beberapa pilihan moda transportasi dari bandara Seoul antara lain :

TAXI

Stan taksi berlokasi di luar area kedatangan (1F) di kedua terminal Bandara Incheon. Pilihannya ada jenis taksi reguler, taksi deluxe, jumbo dan taxi internasional. Nah untuk taksi yang driver-nya (dijamin) bisa berkomunikasi dalam bahasa inggris, pilihlah taksi internasional di konter No. 23 dan 46 di area kedatangan terminal 1 atau membuat pemesanan secara online. Sedangkan di terminal 2, penumpang harus membuat pemesanan secara online atau via telepon.

  • Taxi reguler, tarif buka pintu 3000 won, naik 20% pada malam hari (24.00-04.00)
  • Taksi deluxe dan jumbo tarif buka pintu 5.000 won
  • Taxi internasional
    • Taksi internasional reguler: 55.000-75.000 won
    • Taksi internasional Deluxe/Jumbo: 80.000-110.000 won
    • Pemesanan: +82-2-1644-2255 / www.intltaxi.co.kr (Korean, English, Japanese, Chinese). Nomor Korea diperlukan untuk membuat pemesanan online

BUS BANDARA

Ada 2 macam tipe busnya yaitu Deluxe Limousine Bus dan Standard Limousine Bus. Untuk yang Deluxe kisarannya 14k-16k won sedangkan standard 9k-10k won. Tiketnya dapat dibeli di stan tiket luar area kedatangan IF dekat gate 4&9 atau di dekat gate 4, 6, 7, 8, 11, 13 atau 9C terminal 1. Tiket di terminal 2 dapat dibeli dari terminal bus di Transportation Center (B1). Informasi lebih detail silahkan check di sini

Nomor bus-nya biasanya 4digit dimulai dari angka 6xxx. Perhatikan dan cari lokasi area hotel anda. Semisalnya saya menginap di insadong, maka saya bisa mengambil bus 6005  Incheon Airport ↔ Seoul City Hall / Insa-dong. Dimana, saya sudah check bus tersebut akan berhenti di halte Insa-dong(Hotel Aventree Jongno), yang mana dekat dengan hotel saya.

Bagi yang ragu-ragu memilih busnya, ini panduan singkat kira-kira dari saya, sesuai dengan rekomendasi area menginap saya di artikel sebelumnya :

  • Myeongdong : 6015  Incheon Airport ↔ Myeong-Dong Station
  • Hongdae-sinchon : 6002 Incheon Airport ↔ Cheongyangni, 6011
  • Jongno : 6005  Incheon Airport ↔ Seoul City Hall / Insa-dong, 6002 juga bisa
  • Gangnam : 6103 (City airport) , 6006 (Gang dong gu)
  • Itaewon : 6030  Incheon Airport ↔ Hannam-dong/Itaewo

Kereta AREX (Airport Express)

Cara tercepat untuk berangkat dari Incheon ke Stasiun Seoul/pusat kota adalah dengan menggunakan kereta bandara ini. Pilihan saya pun jatuh pada kereta AREX ini.

Ada 2 jenis kereta yaitu Express Train dan All Stop Train. Kereta All Stop train akan berhenti di setiap stasiun, sedangkan Express Train tidak, sehingga lebih cepat sampai. Waktu tempuh dari Terminal 1 ke Seoul Station adalah 43 menit, sedangkan dari Terminal 2 adalah 51 menit. Saya memilih kereta tipe express.

img_outline_en

Dengan kereta ini tentu lebih cepat sampai ketimbang dengan bus. Memang sih masih harus nyambung lagi either dengan taxi ataupun MRT. Tapi pertimbangan karena ingin mencoba keretanya dan adanya voucher murah dari klook, membuat saya lebih prefer kereta ini. Harga tiket bila beli disini ada 2 macam yaitu  untuk dewasa (Adult)9000 KRW (korean won), sedangkan anak-anak (Child) 7000 KRW. Bandingkan dengan voucher dari klook bila dikonversi ke won, jauh lebih hemat hehe.

Well, saya tinggal menukarkan voucher saya dengan tiket fisik di counter-nya. saya sempat bertanya di customer service  berlogo AREX. Kemudian diarahkan langsung ke tempat keberangkatan. Di sana saya tinggal menukarkan barcode/kode ticket dari voucher klook ke petugas konter berwarna orange tersebut.

incheon seoul yuditika07
menukarkan voucher klook (kode ticket/barcode) dengan kartu fisik.

Lokasi penukaran/pembelian tiket :

  • Terminal 1 Incheon: Transportation Center Bandara Internasional Incheon (lantai B1F) Information Center (jam buka: 09:00-21:30 setiap hari)
  • Terminal 2 Incheon : Transportation Center Bandara Internasional Incheon (lantai B1F) Information Center (jam buka: 07:00-21:30, setiap hari)
  • Express Train Ticket Vending Machine. Anda juga dapat menukar tiket secara manual di Express Train Ticket Vending

Cek jadwal keretanya di timetable-nya. Jarak antara keberangkatan rata2 sekitar 40menit. Jadi estimasikan dengan baik waktu anda. Screenshot di bawah ini baru sebagian jadwal ya, lengkapnya cek di websitenya AREX. Keberangkatan terakhir 22.40 waktu setempat dari Terminal 2.

timetable
Timetable AREX

Perjalanan dengan kereta

Nah sudah terima tiketnya, tap di gate dan masuk ke dalam terminal keberangkatan. Perhatikan kode di tiket anda, ada no gerbongnya ya. sebelum turun lagi, kami menyempatkan diri berfoto di depan logo arex yang lucu. sepertinya ini karakter gerbong hehe.

Suasana terminal keberangkatannya tidak terlalu ramai. Kursinya banyak, walau begitu sebagian orang sudah bersiap2 menunggu di depan pintu-pintu. Saya menyempatkan diri berkeliling dan menemukan papan pengumuman dalam huruf hangul. Pengumuman dengan model komik ini terlihat lucu tapi saya gak ngerti artinya apa haha.

Dan akhirnya kereta pun tiba. Suasana di dalam rapi dan bersih, mirip kereta luar kota agro di jawa. Ada pramugarinya juga lewat. Tapi saya gak foto sih haha.

Tiba di Stasiun SEOUL

Finally we arrive here di stasiun Seoul. Orang beramai-ramai langsung turun dan kami langsung bergegas mencari arah pintu keluar. Nah sebelum keluar kami singgah membeli T-Money. Nah T-Moeny ini salah satu fungsi utamanya untuk bepergian menggunakan MRT dan bus selama di Seoul.

Membeli T-MONEY Card

Konsep T-Money ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi yang sering bepergian ke luar negeri seperti singapura, karena konsep nya Sama dengan EZ-Link Card yang dipergunakan di MRT dan bus di singapura.

  • Harga : 2500 WON
  • Karakter : bermacam-macam, majority sih karakter LINE hehe..
  • Dijual di :
    • Convenient Stores seperti 7-Eleven, GS25 (ini terkenal banget dan ada dimana2), Family Mart, dsbnya
    • Subway Station
  • Top Up :
    • Begitu beli harus langsung di-top-up karena belum ada saldonya
    • Di-top-up di Vending machine yang tersedia di semua stasiun MRT.
  • Refund :
    • Sisa Saldo di bawah 20.000 Won, kalian bisa me-refund nya di Convenience Store seperti 7-Eleven, GS25, dll. Namun kena charge sebesar 500 Won (Cash).
    • Di atas saldo itu, harus ke kantor T-Money. My suggestion isinya jangan banyak2. Toh kapanpun bisa ngisi setiap kali naik MRT. kami mengisi saldo pertama kami 10.000 WON, cukup untuk beberapa kali perjalanan.
  • Alternatif :
    •  Korean Tour Card, yang dikhususkan untuk wisatawan dengan harga sedikit lebih mahal, namun memiliki fasilitas free akses atau diskon tiket masuk ke sejumlah tempat wisata. Informasi di visitkorea.
    • KORAIL Pass, bisa dibeli di klook.

MENCARI TAXI

Okey, sesudah membeli T-money dengan karakter Brown dan Cony, kami bergegas keluar, dan mencari taxi dan berangkat menuju hotel kami di Insadong. Nah antrian gk banyak sih.  dan karena kami sudah riset sebelumnya, kami tahu mana taxi yg reguler, supaya gk terlalu mahal. Warnanya pokoknya bukan yg hitam, antara orange atau silver.

And guess what happen? bener donk, supir taxi-nya gak bisa bahasa inggris. untungnya saya sudah menyiapkan catatan nama hotel dan huruf hangul beserta alamatnya. kemudian saya tunjukkan ke supir taxinya dan meluncur deh.

MAKAN SAMGYETANG DI INSADONG

Sudah tiba di hotel, istirahat sejenak dan naruh koper. Karena waktu sudah siang, kami keluar pergi makan, dan kebetulan di sebelah ada restoran korea. Walau gak bisa baca nama restorannya, kami percaya aja ini enaklah pokoknya haha. Nice try. Masuk langsung disambut oleh pelayan-nya yg ramah. Suasana restoran tidak terlalu ramai, ada beberapa pria lokal berjas sedang ngobrol. Kami duduk di dekat jendela, dan melihat-lihat menu.

Ternyata ada menu Samgyetang yang legendaris itu. Samgyetang adalah sup ayam ginseng khas korea. Sup ini isinya 1 ayam muda utuh yang direbus dengan kuah ginseng. Ayam direbus sampai empuk sekali, dan dagingnya mudah lepas dari tulangnya. Seporsi sup dalam panci kecil ini biasanya untuk satu orang. Nah ini cocok sekali untuk gizinya ibu hamil nih hehe. Mana udara emang dingin banget di luar, enaknya makan yang berkuah hangat2 haha. Harganya lumayan mahal ya sekitar 15000 won

samgyetang yuditika01a
Makan Siang Pertama di Seoul : Samgyetang & Abalon fried rice

Samgyetang dimakan dengan tambahan merica, garam, dan kimchi yang disediakan di atas meja. Nah kalo saya memesan menu semacam nasi goreng abalon. Abalon itu apa ya? istri saya bilang itu kerang laut yang mahal. Waduh norak deh gue gak tahu haha. Pantesan harganya juga mahal sekitar 10.000 won. Ya proteinnya juga tinggi, jadi cocok untuk bumil juga haha.

JALAN-JALAN PERDANA DI INSADONG STREET

Nah sesudah kenyang makan, kami siap menghadapi udara dingin di luar. Kami pun jalan-jalan sepanjang insadong street. Jalanan ini dikenal lebih banyak sebagai tempat barang seni. Anda bisa berbelanja souvenir mulai dari yang murah-murah sampai yang berkelas. Di sini juga ada museum kimchikan, museum Alive (3D). Informasi museum apa saja yang ada di insadong bisa cek disini. Ada juga mall Ssamzigil (쌈지길) , salah satu tempat yang direkomendasikan visitkorea untuk dikunjungi.

foto pertama di insadong
Insadong Street

Suasana siang itu cerah sekali, namun angin yang berhembus dingin banget haha. Kami tidak lama berjalan-jalan disini. Rencananya kami akan menyusuri jalan ini, sampai tiba di stasiun MRT jongno (sam) ga, dari situ kami akan berangkat ke myeongdong.

Namun di tengah perjalanan, singgah di salah satu toko kosmetik. Namanya juga ibu-ibu ya haha. Padahal ke myeongdong, juga tujuannya itu juga, kosmetik dll-nya.

Well lanjut ke stasiun MRT-nya. Sebelumnya itu di persimpangan, ada spot menarik nih, take foto lagi ah..

Nah sampai di stasiun MRTnya. Kita masuk turun ke dalam dan menggunakan t-money yang sudah kita beli, tap dan mencari jalur ke Myeongdong.

Nah untungnya kita sudah menginstall aplikasi Subway Korea . Aplikasi ini tersedia di android playstore dan apple. Dengan aplikasi ini kita bisa tahu dari stasiun ini ke stasiun yang kita tuju lewat line mana dan transit di line/stasiun mana.

subway metro sampleContohnya dari Stasiun Jongno 3 (sam)-ga ke stasiun myeongdong harus naik subway line orange (3), 2 perhentian, transit di stasiun Chungmuro (highlight merah), pindah line biru muda(4) ke arah seoul station, 1 perhentian lagi. informasi lebih lanjut akan saya bahas di artikel terpisah nantinya hehe.

JALAN-JALAN PERDANA DI MYEONGDONG

Nah tiba di sini, langsung disambut pemandangan street food hmm..sedapnyo.

yuditika tiba di myeongdong
Street Food di Myeongdong

Foto-foto dulu sebelum jalan berbelanja. Ini spot strategis persimpangan jalan untuk berfoto ria. Ada kucing besar juga disana hehe. Pria/wanita yang berbusana kucing itu menyebarkan selebaran kafe kucing. Mungkin disana banyak kucing ya. tapi gk cocok buat bumil main haha.

Salah satu toko yang eye catching di sini, Etude, merk korea ya katanya. Selain itu masih ada berbagai toko lainnya, seperti Nature Republic, terus ada Baviphat yang konon infonya murah.

Di Etude, dan banyak toko lainnya, di dekat pintu masuk, disediakan keranjang untuk memasukkan barang-barang yang mau kita beli, dan ada 2 pilihan yaitu Help or Self. Jika kita memilih memakai keranjang help, pelayan toko akan menemani kita berkeliling selama di dalam, dan rata2 pelayannya bisa bahasa inggris. Baguslah hehe, kalo di insadong tadi, di toko2 souvenirnya, ahjumma (tante) dan ahjussi(paman) nya masih banyak yang gak bisa bahasa inggris haha..

Di dalam toko berasa hangat, gak seperti di luar. Ternyata mereka pakai pemanas ruangan hehe. Kalo di Indonesia, boro2 ada pemanas ruangan. AC yang dicari dimana2 haha.

Well, berkeliling komplek Myeongdong ini bikin capai juga. keluar masuk toko itu melelahkan loh haha. Istri saya pun mencoba salah satu snack lokal streetfoodnya yaitu sate octopus. harganya cukup mahal ya 4000 won (kira2 50ribu rupiah) setusuk. hmm..kok di sini semua makanan mahal ya haha..ya uda lah ya.

Selesai ngemil, butuh minum, kami pun singgah di starbucks lokal. Istirahat sejenak sambil ganti batere handycam dan ngecharge haha.

Spot pemandangan dari starbucks lantai 2 ini menarik. Posisi starbucks persis di persimpangan jalan di seberang toko Folder. Sesudah rehat sejenak, lanjut belanja lagi deh. Dan menjelang malam, kami sempatkan diri untuk pergi ke Gereja katedral Myeongdong.

Niatnya ingin mengecek jadwal Misa Rabu Abu yang jatuh 2 hari lagi. Tapi apa mau dikata, gada informasi tertulis dalam bahasa inggris. SAMA SEKALI GADA. Haduh pusinklah haha. Cek di websitenya pun gada. hanya Informasi misa biasa. Tanya ke 3-4 orang yang lalu lalang keluar masuk gereja, ternyata gada yang bisa bahasa inggris. Haiyo, ujung2nya ya uda sesi foto ajalah haha.

gereja myeondong yuditika 1
Sesi foto babymoon part 1, Myeongdong Cathedral

Namun, sebelum pulang, saya ketemu lagi 1 lady dan coba menyapanya, and finally she can speak english well. Saya tanya, dan dia pun memberikan jawaban looks like ya sama dengan jadwal misa hariannya, ada yang jam 6pagi, 6 dan 7malam. well okeylah.

Selanjutnya kami kembali pulang ke hotel. And this is our first day, yes we’ve made it!

Stay tune for next day story! 😛

Hobi Jalan-jalan, keliling Indonesia dan dunia :)