Jalan-jalan dan kulineran ke Serang, Cilegon dan Anyer

kalau Short-trip 1st kami menjelajahi sebelah timur-selatan Jakarta yakni sentul dan bogor, maka 2nd short-trip kali ini, kami beralih ke barat jakarta, ke ujung barat banten. Ada 3 kota yang mau kita kunjungi dalam sekali trip yakni Serang, Cilegon dan berakhir di anyer (pantai anyer).

Perjalanan kali ini menggunakan tol tangerang-merak. Menurut googlemaps, estimasi waktu yang dibutuhkan tanpa singgah-singgah adalah 2,5 jam dengan jarak total 120km. Nah jauh lebih cepat dibandingkan bepergian ke bogor atau bandung. hal ini karena volume kendaraan yang melewati tol ke arah bogor (karawang)/bandung jauh lebih banyak dan macet dibandingkan yang ke arah merak. Sehingga bagi rekan-rekan yang mau shortrip ke luar kota tanpa macet, mendingan sekali-kali ke arah barat ketimbang ke timur.

Kota Serang

Kota Serang adalah ibukota provinsi Banten. mungkin bagi sebagian orang Jakarta, jauh lebih familiar dengan ibukota Jawa Barat yakni Bandung. Sedangkan di Banten sendiri, orang Jakarta lebih familiar dengan Kota tangerang dan Serpong (TangSel). Saya sendiri pun kemarin mengira kalo Tangerang itu Ibukota Banten, eh ternyata bukan.

Jarak perjalanan ke kota Serang sekitar 80KM dari Jakarta. Waktu tempuh sekitar 1,5jam aja hehe. Ya, kalo di Jakarta, terkadang 1,5jam cuma dapat 10KM, dari jakarta barat ke jakarta timur atau sebaliknya. Jadi berasa sekali perbandingan macetnya. 1,5Jam okelah tidak terlalu jauh untuk menyetir. Tujuan kami ke Kota Serang untuk menikmati kuliner di Pasar Lama Serang. Targetnya adalah menikmati beberapa kuliner khas serang yakni:

  • Nasi Sumsum
  • Sate Bandeng
  • Sate Bebek Cibeber

Sesampai di Pasar lama, serang, kami berputar-putar mencari lokasi yang menjual Nasi Sumsum yang terkenal yaitu Nasi Sumsum Mang Puri. Terletak di Jalan TB Buang. kami dua kali memutari jalan tersebut, namun tidak terlihat. setelah itu akhirnya kami bertanya dengan tukang parkir disana, ternyata Nasi Sumsum Mang Puri bukanya malam hari mulai dari pukul 5 sore. Ya tidak jadi deh mencicipi nasi sumsumnya 😦

RM MANG “UYUK” BAROS – BELUT GORENG

Karena hari sudah menjelang siang, sekitar 10.30, kami pun akhirnya singgah di salah satu rumah makan belut yaitu Mang “Uyuk” Baros.

 

Kami memesan menu pake belut lengkap dengan nasi, lalapan, tempe, tahu. Rasanya enak sekali. Belut goreng yang kenyal setengah crispy plus ada kremesnya, dicocol dengan sambal cabe hijau..rasanya maknyus…

Harganya juga murah dan sangat recommended tempatnya, ada wastafel untuk cuci tangan dan toilet yang cukup bersih. Lokasinya terletak dekat dari pasar lama, belok ke kanan ke jalan Kapten Suwardo.

Kemudian setelah selesai makan kami mencoba mencari rumah makan sate bandeng yang terkenal, RM Langganan Anda di Jl. Kantor PDAM No.86. Namun sesudah menemukan lokasinya, kami intip2 dari jendela, ternyata masih belum buka padahal waktu sudah menunjukkan hampir pukul 11 siang. Gak tahu kenapa, ternyata sedang tutup…hehe belum rezeki kami mencicipinya. jadinya numpang foto di depannya, biar sah kalo kami udah mampir hehe.

IMG_20180210_145426_095
RM Langganan Anda, Jl. PDAM

Oh ya, bagi yang mau mencicipi bawa pulang, ada tersedia juga diΒ Sate Bandeng Ibu Aliyah, Jl.Semaun Bakri, tidak jauh dari pasar lama juga.

sate bandeng aliyah

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Kota Cilegon. Kami menyalakan GPS (waze/googlemaps) dan ternyata kita diarahkan lewat jalan raya biasa tanpa perlu masuk tol yaitu Jalan Raya Serang-Cilegon. Perjalanan kira2 20KM dan waktu tempuh 30menit. Jalannya besar dan volume kendaraannya tidak banyak, sehingga perjalanan cukup mulus.

KOTA CILEGON

Kota Cilegon adalah sebuah kota di Provinsi Banten, Indonesia. Cilegon berada di ujung barat laut pulau Jawa, di tepi Selat Sunda. Kota Cilegon dikenal sebagai kota industri. Sebutan lain bagi Kota Cilegon adalah Kota Baja mengingat kota ini merupakan penghasil baja terbesar di Asia Tenggara

RM CINDELARAS – SATE BEBEK CIBEBER & SATE BANDENG

Di perjalanan ini, kami singgah di sebuah Rumah Makan yang cukup terkenal dengan sate bebek cibeber yaitu RM Cindelaras. Lokasinya persis di pinggir jalan besar, sehingga gampang menemukannnya, dan parkiran juga lumayan luas, bisa memuat beberapa mobil. Warungnya memang sederhana, ada pilihan duduk dengan meja atau duduk bersila di lesehan. Kami duduk di bagian yang lesehan.

Nah ternyata di sini juga tersedia sate bandeng, dan sate2 lainnya sepertinya ayam dan kambing, sop dan menu lainnya. So kami memesan menu sate bebek dan sate bandeng dengan nasi dan teh manis.

Pertama-tama yang saya coba adalah sate bebeknya, rasanya kenyal, manis dan gurih. Oh ini ternyata rasanya bisa sate pake daging bebek hehe, rasa manis mungkin juga berasal dari kecap manis yang saya pakai kali ya, karena begitu datang, satenya langsung saya lumuri dengan kecap.

Sedangkan sate bandeng ternyata bentuknya adalah ikan bandeng yang dipepes dengan kelapa parut. Hanya saja di sini, bandengnya sudah dipotong-potong dan ditusuk dengan tusuk sate, sehingga dinamai sate bandeng. Rasanya manis :). Iya, rasanya manis dan gurih, namun buat istri saya terlalu manis rasanya, jadi agak aneh. ternyata makanan khas serang-cilegon ini rasanya manis-manis semua ya.

Oke wisata kuliner singkat kali ini, saatnya kami melanjutkan perjalanan ke marbella hotel-anyer. Pantai Anyer, we are coming!!

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s