Pengalaman menyeberang dari singapura ke Batam dan tertahan di imigrasi sewaktu kembali

Singapura adalah salah satu negara tetangga terdekat dengan Indonesia. Jumlah penerbangan yang banyak dan waktu tempuh yang tidak terlalu lama membuat Singapura menjadi salah satu destinasi wisata yang cocok untuk short trip. Saya sendiri sudah beberapa kali ke singapura, hampir semuanya karena urusan pekerjaan dan training.

Ini adalah cerita petualangan kami pertama kalinya berdua ke singapura. Namun 2 hari pertama-nya saya akan mengikuti training di suntec city. Rencananya nanti di hari-3 dan ke-4, mantan pacar saya ini (yang sekarang sudah jadi istri) menyusul dari kota Pontianak, dengan penerbangan ke Batam. Jadi nanti saya akan menyeberang dari Singapura ke Batam untuk menjemputnya.

Singgah di Clarke Quay siang hari?

Sebelum menyeberang ke batam, karena flightnya doi siang. Saya singgah di Hooters di Clarke Quay untuk early lunch sebelum ke Harbourfront. Kenapa ke sini? karena iseng saja, sebelum saya sudah pernah ke sini beberapa tahun lalu dengan teman-teman kantor juga. Niat awalnya mencari restoran apa saja yang ada di Clarke Quay, tapi banyak yang belum buka, dan sepi sekali, kebetulan malah Hooters ini yang buka

20161205_120639

Clarke quay berada di tengah kota, berada tepat di sungai Singapore River. Di Clarke Quay ini banyak kita temukan wisata hiburan malam seperti, cafe cafe, bar, dan tempat dugem. Karena memang konsepnya untuk hiburan malam, rata-rata memang bukanya dari sore ke malam.

Lunch di Hooters

So no choice kan? haha, saya harus makan di restoran hooters ini dan dilayani oleh waitress yang cantik, tapi saya lupa namanya, gadis ini berasal dari eropa timur, saya juga lupa negaranya. Nih penampakannya foto di belakang saya. Burgernya bagaimana?..eunak hehe…

Well, selesai makan, time to go to harbourfront. saya akan naik MRT ke sana. Rutenya? Gampang. Buat teman-teman yang pertama kali ke singapura, pastikan anda membiasakan diri dengan MRT, sehingga enak kemana-mana. Anda bisa baca panduan lengkapnya di sini Rute MRT. Jangan lupa membeli kartu easypay. kartu ini bisa anda dapatkan di bandara changi atau di stasiun MRT manapun. Bisa dibeli juga di Sevel.20161205_121807

Contohnya untuk saya, one of the reason, kenapa saya milih cari makan di sini, clarkequay, karen ada stasiun MRT-nya sendiri dan satu rute ke arah stasiun MRT harbourfront dengan menggunakan jalur North East Line (Ungu). Perhatikan peta di bawah ini. Dari Halte MRT Clarke-Quay ke Stasiun MRT Harbourfront, hanya berjarak 3 stasiun saja yaitu chinatown, outram-park dan berhenti di Harbourfront. gampang kan.

Peta-Jaringan-MRT-Singapore
The New MRT & LRT Singapore Maps

MENYEBERANG dengan FERRY

Ok. Sesudah tiba di harbourfront mall, saya langsung memesan tiket ke terminalnya. Saya memilih Sindo Ferry, alasannya namanya familiar sounds indonesian hehe. Harganya juga terjangkau. Waktu itu saya mendapatkan harga 300.000 untuk two way trip dari sini ke Batam Center dan kembali lagi.

Capture.PNG20161208_234741.jpgOh iya jangan lupa siapkan paspor anda, karena ini tergolong keberangkatan antar negara yang artinya, akan ada proses pemeriksaan di imigrasi untuk cap paspor dan sebagainya.

Tiba di BATAM CENTRE PORT

Dengan waktu perjalanan kurang dari 1 jam, saya tiba di pelabuhan Batam Centre. Batam Centre ini terkoneksi langsung dengan Mega Mall Batam dan hotel Harris. Kita bisa melewati jembatan skywalk seperti foto di bawah ini. Kami bertemu di jembatan hehe, romantis kan. Karena sudah lapar, kami ke mega mall dulu dan iseng2 jalan di sana. Mallnya ukuran menengah dan banyak produk tas-tas KW. Iya, Batam memang terkenal dengan barang-barang KW berkualitas haha.

 

batam centre
gak sempet foto mallnya, ini foto dari streetdirectory.

Setelah makan siang dan jalan-jalan sebentar, kami kembali ke pelabuhan batam centre untuk membeli tiket ferry ke Singapore untuk istri saya.

Untuk perjalanan kembali ke Singapore ini, penumpangnya sedikit sekali dan cuacanya agak mendung dengan hujan rintik.

TERTAHAN DI IMIGRASI SINGAPURA

Setibanya kembali di Harbourfront, saya dan istri mengantri di imigrasi, dan mendapatkan kejadian unik. Istri saya sih gak masalah tapi saya yang bermasalah. Saya ditahan di imigrasi karena dipertanyakan kenapa sudah tiba di Indonesia kok balik lagi ke Singapura di hari yang sama? Saya pun bingung, memangnya kenapa, setelah debat sekian menit dengan petugas imigrasinya yang emak-emak galak, saya diminta untuk menghadap kantor imigrasi untuk pengecekan lebih lanjut. Wah seru banget ini, saya dikawal dan dibawa ke kantor di hadapan semua orang, seolah2 kriminal haha.

Sesampainya di kantor imigrasi, ternyata banyak orang yang kasusnya sama seperti saya dan tertahan juga. Kemudian sampai pada giliran saya diwawancara, petugas imigrasinya ramah dan bisa berbahasa indonesia, sekitar 5menit saya menjelaskan kembali kronologis kenapa saya ke batam dan kembali ke singapura, akhirnya paspor saya dicap dan saya boleh masuk ke singapura. hehe. istri saya menunggu hampir 1 jam jadinya gara-gara peristiwa ini.

Kemudian saya menelepon teman saya yang kerja di singapura, dan sharing pengalaman saya ini. Akhirnya saya paham kenapa dipermasalahkan kembalinya saya ke singapura. Rupanya karena saya bukan warga singapura, jadi secara logika buat apa saya yang orang indonesia kembali ke singapura lagi di hari yang sama. Secara logika imigrasi karena saya WNI berangkat ke singapura di 2 hari sebelumnya, maka ketika hari itu saya ke batam, saya dianggap memang pulang kembali ke indonesia.

So kalo saya sudah pulang kembali ke negara saya, yang mana memang batam adalah wilayah indonesia, kenapa mendadak dalam hitungan jam saya balik lagi ke singapura? Mungkin mereka antisipasi apakah ada kemungkinan penyelundupan barang/tindak kriminal lainnya.

Tapi bukannya biasa saja WNI menyeberang dari Batam ke Singapura dan kembali di hari yang sama?

  • Iya, tapi itu masih makesense, karena WNI itu akhirnya pulang kembali ke batam, bukan berangkat dari singapura seperti saya ke batam dan kembali lagi ke singapura

Tapi bukannya biasa saja, bagi warga singapura yang menyeberang dari singapura ke batam dan pulang di sore harinya ke singapura.

  • Iya, tapi itu warga singapura, wajar kalau mereka balik lagi pulang ke singapura, bukan elo yang WNI. hehe. begitu kira2 diskusi saya dengan teman saya.

So TIPS buat temen2, kalau janjian sama teman atau saudara yang menyeberang dari Batam ke Singapura, jangan anda main-main pake acara jemput mereka ke batam ya seperti saya! Suruh mereka langsung naik kapal ferry menyeberang sendiri ke sini. baiknya anda jemput di harbourfront saja. 🙂

HARBOURFRONT MALAM HARI

20161209_193100

Hari sudah agak gelap, kami menghabiskan sore hari sambil berbelanja sambil menunggu malam, karena katanya suasana di Mall Harbourfront Centre, cantik di malam hari. Banyak lampu-lampu dari gedung-gedung di seberang lautan (sentosa island) yang akan bersinar dan mempercantik suasana.

Capture2.PNG

Dari harbourfront mall ini anda bisa menyeberang juga ke salah satu mall terbesar di singapura yakni Vivo City Mall. Mall ini sangat lengkap dan wajib dikunjungi bagi anda yang ingin berbelanja. Kami pun makan dan berbelanja di Vivo city. Sesudah itu baru kami kembali ke hotel.

Besoknya kami akan berjalan-jalan mengunjungi beberapa objek wisata kultural di singapura. Sampai jumpa 🙂

 

One thought on “Pengalaman menyeberang dari singapura ke Batam dan tertahan di imigrasi sewaktu kembali”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.