Tag Archives: hongkong

Jalan-jalan ke Hong Kong dan Macau Part3 – Big Buddha Ngong Ping

Nah Itinerary hari ketiga saya awal sempat harus memilih antara atraksi wisata Hong Kong Disneyland atau Big Buddha? Setelah mempertimbangkan mayoritas anggota team adalah orang dewasa dan tidak ada anak-anak, serta kayaknya bakal malas berkeliling di tempat wisata yang luas bukan main dari satu permainan ke permainan lain, kayaknya gak deh haha. Maka saya prefer Big Buddha di Ngong Ping di Pulau Lantau. Ini juga saran bagi rekan-rekan yang menyusun itinerary, sesuaikan minat atraksi wisatanya dengan peserta trip ya. :p

Perjalanan untuk melihat salah satu Patung Buddha terbesar di Asia ini akan menggunakan cable-car Ngong Ping 360. Wauh seru ya hehe?

Sekilas info :

Patung Tian Tan Buddha (dikenal juga sebagai Big Buddha) didirikan pada 1993 di area biara Po Lin. Berdiri menghadap utara setinggi 34 meter, patung Buddha perunggu ini menarik pengunjung dari setiap sudut Asia. Konon (dan memang benar walau saya gak hitung) kita harus menaiki 268 anak tangga untuk melihat patung ini lebih dekat dan menikmati pemandangan gunung dan laut dari dasarnya.

Ngong Ping 360

Untuk pergi menuju Big Buddha dan komplek Biara Po Lin ini ada dua cara yakni menggunakan bus umum atau cable car. untuk pengalaman yang lebih berkesan, tentu menggunakan cable car. Tapi kalau anda menggunakan cable car, antriannya panjang, jadi usahakan untuk datang ke stasiun MTR Thung Chung sedini mungkin. Kami juga mengantri seperti foto di bawah ini, kurang lebih 1 jam. soalnya ramai sekali turis yang ingin naik cable car. Oh ya ada dua tipe cable car yang anda bisa pilih, untuk harga premium, anda bisa mendapatkan kabin dengan lantai dari kaca tembus pandang, so pemandangan bakal wauh tapi awas bagi yang takut ketinggian. Kami menggunakan yang kabin standar saja hehehe.

5a
Ngong ping 360 cable car hongkong
6
Ngong ping 360 cable car hongkong

 

Ngong Ping Village

Sesampainya di Ngong Ping Village, kami berjalan kaki menuju Ngong Ping Piazza, lapangan dan tempat di mana ada Patung Buddha. Nah suasananya sangat asri dan bersih. Memang tempat wisata yang layak dan terjaga kerapiannya. Ada restoran dan banyak toko souvenir.

Ngong Ping Piazza, ditandai dengan adanya Pintu Gerbang/Gapura besar dengan nama New Pai Lau. Sesudah memasukinya, kita akan berjalan menyusuri Bodhi Path, yaitu sebuah jalan lurus yang di sisi kiri dan kanannya terdapat patung 12 Divine General, patung – patung ini mewakili 12 zodiak dan interval waktu 2jam (24jam dibagi 12) dalam 1 hari.

 

Kebetulan, saya sempatkan mengambil semua fotonya hehe. Nah setelah melewati bodhi path, kita sampai di lapangan besar bernama Di Tan, tempat ini biasa digunakan untuk upacara keagamaan. Awas panas matahari menyengat di siang hari, jangan lupa bawa topi atau payung hehehe. Dan di belakang saya, anda bisa melihat anak tangga menuju Big Buddha

Oke, saatnya bersiap-siap untuk menaiki 268 anak tangga. Silahkan cek penampakannya, tinggi banget kan hehe. Selfie dulu di tengah perjalanan di atas tangga.

Sesampai di atas, pemandangan sangat indah. Kita bisa melihat panorama perbukitan yang hijau di sekelilingnya dan lautan di sisinya, suasana seperti di dalam film kung-fu. Patung Tian Tan Buddha yang terbuat dari perunggu setinggi 34 meter ini terlihat sangat besar, benar-benar Big Buddha. Selain Patung utama Big Buddha terdapat juga patung 6 Bodhisattva yang mengelilingi Big Buddha.

Di bawah patung Tian Tan Buddha ada ruangan museum dan dipercaya bahwa terdapat relik Buddha Gautama di dalamnya, pengunjung tidak diperbolehkan mengambil gambar di tempat tersebut. Untuk masuk, ada tiketnya khusus. Saya hanya mengambil di bagian depan sebelum masuk museumnya. Cocok untuk adegan Film Kung-Fu hehehe.

Ngong Ping dan Big Buddha memang layak dan wajib untuk anda kunjungi. Suasana alam yang indah menjadikan pengalaman spiritual yang indah untuk semua orang. Perbukitan indah dengan Gapura besar menjadi foto favorit saya seperti di bawah ini.

20161008_122413
Ngong Ping Piazza

Sesudah itu kami melanjutkan dengan makan siang, dan berbelanja di CityGate Mall, masih di area lantau island ini. Nah malam setelah kembali ke hotel untuk istirahat, beberapa di antara kami, kembali ke Tsim Sha Tsui Promenade, untuk melihat suasana malam harinya dan pertunjukan cahayanya A Symhony of lights. wah apa itu?

Tsim Sha Tsui Promenade Malam Hari

12
Suasana Malam dari Tsim Sha Tsui Promenade

Mengunjungi Promenade ini wajib dilakukan 2x menurut saya, yakni di siang hari menjelang sore maupun malam hari. ya bagi yang nanggung, sekalian aja nungguin sampai malam ya hehe biar gak bolak balik. Nah tepat di jam 8 malam, ada pertunjukan cahaya atau dikenal dengan nama Symphony of lights dengan laser dan pencahayaan dramatis dan full color. Mirip seperti di marina bay sands singapore. Sayangnya kami sampai lewat dari jam 8 malam :(. Walau begitu pemandangannya tetap menawan hati. Refleksi cahaya dari gedung-gedung yang jatuh ke lautan yang berombak tenang sungguh menggetarkan hati. Lengkap dengan desahan angin laut yang kencang dan kapal-kapal hias yang berlayar. Pokoknya sangat menyenangkan melewatkan malam di sini. banyak sekali turis-turis dan anak-anak muda HK menghabiskan malam di sini.

 

 

 

 

 

 

Jalan-jalan ke Hong Kong & Makau

Kali ini saya mau bercerita pengalaman mengadakan fun trip ke hong kong dan makau bersama dengan rekan-rekan business partner oktober 2016 lalu. Tripnya berlangsung selama 4 hari 3 malam. Trip-nya singkat saja, memanfaatkan waktu cuti seminim mungkin yaitu dari hari kamis ke minggu, supaya rekan-rekan yang lain tidak kesulitan mengajukan cuti, cukup 2hari kerja saja yang terpakai. Rombongan kami hanya terdiri dari 10-orang saja.

Awal mula menyusun itinerary trip ini, saya ada beberapa pilihan, yaitu kombinasi HK dan shenzen atau dengan makau. Akhirnya karena pertimbangan kemudahan visa, saya memilih makau, karena kalau ke shenzen, masih harus mengurus visa China sedangkan HK dan Makau, keduanya negara/kota bebas visa.

Jadwal itinerary-nya sebagai berikut :

Hari Pertama : Jakarta ke Hongkong, kemudian dari bandara kami langsung berangkat ke Makau menggunakan kapal ferry.

Karena Makau dan Hong-Kong, dua negara yang berbeda, anda ketika menyeberang harus menunjukkan paspport. Suasana Penyeberangan dengan ferry :

Setibanya di makau, kami pergi mengunjungi Reruntuhan gereja terkenal St.Paul  (Ruin of St.Paul’s). Reruntuhan ini telah lama terkenal menjadi salah satu landmark sejarah paling populer di Makau.

20161006_131637
Selfie di depan Ruin St.Paul Church
20161006_131438
pemandangan di depan Ruin St.Paul Church

Reruntuhan ini adalah sisa gereja yang terbakar tahun 1835. Ada urban story-nya nih konon Gereja St.Paul ini terbakar 3x karena dibelakangnya ada bangunan kecil kuil Nacha (Dewa Api), jadinya terbakar terus deh. Kami pun sempat mengunjungi Kuil Nacha ini.

Selain itu, di sekitar Ruin of St.Paul Church, ada banyak objek wisata yang bisa dikunjungi seperti Friendship Statue, Matteo Ricci Statue, Museum Makau, Pusat Sejarah makau, Domingos Road, largo de Senado. Senado Square ini merupakan jantung kota Macau. Disini masih banyak bangunan asli peninggalan Portugis dan di sisi kanan dan kirinya banyak pertokoan maupun perkantoran pemerintah. Jangan lupa membeli egg tart, makanan khas Portugis di sini.

Bagi yang beragama khatolik ataupun yang tertarik sejarah religius dapat mengunjungi Museum Sacred Art & Crypt. berikut foto-foto saya ketika di sana.

Kemudian kami juga mengunjungi Kuil A-ma (temple A-ma)

A-Ma Temple atau Kuil A-Ma yang terletak di sebelah tenggara Semenangjung Makau. Kuil yang dibangun sejak tahun 1.488 di era Dinasti Ming ini (1368-1644) merupakan kuil tertua  dan tempat pertama kalinya bangsa Portugis mendarat di Makau. Pendaratan inilah yang menjadi titik awal sejarah Makau. Kuil A-Ma dibangun untuk memperingati Matsu, dewi pelaut dan nelayan.

Setelah itu kami check in ke hotel kami di Makau. Kami menginap di hotel Rio Casino. Hotel kami ini juga memiliki kasino di dalamnya. Rata-rata hotel besar di Makau memiliki kasino sekaligus di dalamnya sebagai fasilitas dan sekaligus kasino publik. Setelah check in, kami makan malam di dekat sana tapi saya lupa nama restorannya hehe.

684261_v4_y.jpeg
Foto Rio Casino Hotel

Kemudian kami menghabiskan waktu dengan mengunjungi Kasino paling terkenal di sini yang merupakan landmarknya Makau, The Venetian Macau, dan bangunan-bangunan indah di sekelilingnya.

THE VENETIAN MACAO RESORT HOTEL & CASINO

1blog
Tampak Depan Venetian Macau yang bercahaya di tengah malam

The Venetian Macau adalah resor kasino hotel termewah berbasis di Macau yang dimiliki dan dioperasikan oleh Las Vegas Sands. Kasino ini menjadi salah satu kasino terbesar di dunia dan merupakan resor dengan struktur terbesar di benua Asia. Kasino ini di dalamnya memiliki ruang permainan sekitar hampir 51ribu m2. Konon terdapat lebih dari 800 meja judi dan 3.400 mesin slot (semacam dingdong) didalamnya.

Namun, Image The Venetian Macau tidak hanya menjadi tempat untuk para penjudi profesional melainkan juga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dikarenakan oleh interiornya yang begitu mempesona dengan menyerupai gaya kota eksotis Italia yaitu Venesia membuat pengunjung betah berlama-lama di sini. Atap yang seperti langit biru cerah dan gedung-gedung berwarna cerah. Saat kami datang, ada pertunjukkan musik di tengah-tengah hall.

Tempat ini juga lengkap dengan pusat perbelanjaan dan restoran seperti layaknya sebuah mall besar.  Di tengah-tengah resort ini akan akan menemui kolam besar seperti sungai buatan dan gondola-gondola yang bisa anda sewa untuk mengelilingi resort ini. Resort ini jelas merupakan tempat yang wajib dikunjungi di Macau. Anda belum pernah ke Macau kalau belum mampir ke resort ini.

Pendayung gondola-nya adalah bule-bule semua loh, banyak yang cantik lagi seperti foto di bawah ini ehehe.

Ke Kasino-nya anda jangan membawa tas ransel atau backpack yang besar. Semua harus dititipkan di recepsionis. Selain itu anda juga wajib menunjukkan kartu identitas anda, tentunya dalam hal ini passport kita. Kita juga dilarang untuk memotret ya. So kamera apalagi DSLR pastinya terlarang untuk dibawa masuk. Jadi saya mencoba mendokumentasikan namun dari tangga dan jarak jauh, supaya gak dilihat petugas ehehe. Suasana di dalam kasinonya K-E-R-E-N Banget. Apalagi lengkap dengan arsitektur berwarna keemasan yang megah, dan lukisan fresco di atap yang berseni tinggi.

Saya tidak pandai berjudi, saya cuma menemani rekan saya yang memang sudah sering ke kasino. Dan guess what? Dia menang banyak. He is very lucky. Dari modal dollar HKD yang dia tukarkan untuk koin kasino, dalam 1jam dia pulang dengan menukarkan uang 2x lipat dari modalnya. saya tidak sebut angka, tapi yang pasti jutaan dan uangnya cukup untuk beli iphone terbaru waktu itu. amazing khan? di mana lagi cari duit dalam 1jam cuan 100%? Tapi saya sarankan bagi yang gak biasa bermain dan gak punya factor luck be-careful ya, don’t lose your money here. Karena ini real gambling (judi beneran), there is no guarantee for win and cash back. gak kan ada uang kembali kalau anda lose.

Oh ya, one more thing, yang namanya kasino itu open 24 hours, jadi suasana di dalam kasino akan selalu terang seperti siang hari. Sehingga anda tidak akan merasakan perbedaan antara siang dan malam hari. Tidak heran bila banyak orang bisa spending waktu 24-48 jam di kasino tanpa merasa lelah dan tidak sadar, karena suasana seperti siang hari terus. So becareful, jangan keasikan bermain, inget waktu :p.

SUASANA MALAM DI KOTA MAKAU & PARISIAN MACAO

Setelah puas berkeliling, kami berjalan-jalan di sisi luar venetian macao, untuk melihat suasana Makau di malam hari. Gedung-gedung kasino di Makau bercahaya terang dan salah satu yang menarik perhatian kami adalah The Parisian Macao. Hotel Kasino ini memiliki landmark sendiri yaitu sebuah menara miniatur dari Menara Eiffel di Paris. Bentuknya persis sama, hanya tentunya lebih kecil dari aslinya, dan full lampu LED, posisinya persis di depan gedung hotel The Parisian Macao.

 

Kemudian banyak gedung lainnya yang indah, dan semuanya satu deretan. Anda bisa menghabiskan waktu sesi foto bersama dengan rekan-rekan dengan latar yang menarik sepanjang malam di sini.

 

Demikian pengalaman kami di hari pertama di kota Makau. Nantikan kelanjutan ceritanya di hari kedua di Hongkong.

1blog_20161006_213329_001
Makau di malam hari.