Tag Archives: indonesia

Jalan-jalan ke Hong Kong dan Makau Part4 : Lari pagi dan ke Rosary Church

Hari ke 4 di Kota Hong Kong, acara bebas, saya akan bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta siang harinya. Masih ada waktu di pagi hari sampai pukul 12siang check out. Maka saya memutuskan bangun pagi-pagi sekali untuk pergi lari pagi di tengah kota. Kebetulan saya sudah menyiapkan sepatu olahraga dan memang niatnya selalu ingin menjajaki lari pagi di setiap kota/negara yang saya kunjungi hehe

Hasil browsing saya menemukan ada taman kota dengan jarak sekitar 1,5Km saja dari hotel saya di Pentahotel, yakni Carpenter Road Park dan Kowloon Walled City Park. Di daerah Kowloon ini, banyak sekali taman-taman yang dapat anda kunjungi. Anda bisa check di google maps. Tata Letak kota Hong Kong ini baik sekali, dan pedestrian walknya cukup besar dan rapi, sangat nyaman untuk mereka yang ingin jogging atau lari.

Carpenter Road Park

20161009_070820

Setelah berlari santai kira 15menit, saya tiba di Carpenter Road. Taman ini adalah taman yang dibangun oleh pemerintah Hong Kong secara khusus untuk warganya berolahraga. Bayangkan fasilitasnya saja luar biasa lengkap. Ada Cycling track (track sepedaan), 2 playground untuk anak-anak, erderly fitness station (orang-tua), lapangan base, 7 fitness stations, 2 children’s playground, an elderly fitness station, lapangan sepakbola, 4 lapangan basket and 2 lapangan baseball dan jogging track. Wauh benar-benar lengkap dan luas. Taman ini buka 24 jam, dan gratis. Fasilitas Toilet bersih juga tersedia dengan baik.

Kowloon Walled City Park

Nah ternyata persis di sebelah taman untuk berolahraga ini ada objek wisata kota, taman bersejarah Kowloon Walled City Park. Konon, Kowloon dulunya adalah surga kejahatan dan pesta pora. Wilayah ini menjadi semacam kota kecil yang tidak bertuan dan tanpa kontrol kekuasaaan dari pemerintah. Kota ini bertembok dan menjadi semacam kota di dalam kota dan menjadi pusat perkumpulan para penjahat, perdagangan narkotika, prostitusi dan sebagainya.

Namun setelah tahun 1987, dengan persetujuan China, pemerintah kolonial akhirnya mengambil alih daerah ini dan membersihkan dan menggantinya menjadi sebuah taman. Saat ini, taman bergaya China ini mempertahankan jejak kota berdinding, terutama yamen, gedung administrasi pemerintah kekaisaran.

ROSARY Church

Setelah selesai jogging, saya kembali ke hotel, mandi dan segera meluncur keluar lagi. Karena hari itu adalah hari minggu dan waktu masih sempat untuk pergi misa, maka saya berangkat ke Gereja Khatolik terdekat di kowloon yakni Rosary Church

Gereja ini terletak di 125 Chatham Road South, Tsim Sha Tsui, Kowloon, Hong Kong. Ini adalah gereja khatolik tertua di Kowloon, berdiri tahun 1905 dan berarsitektur gothic (tapi warnanya pink hehe).

20161009_095026
Gua Maria di Gereja Rosary, Hong Kong

SAMPAI JUMPA

Demikian perjalanan saya selama 4 hari di Makau dan Hong Kong. Semoga itinerary-nya menginpirasi teman-teman yang tertarik berkunjung ke dua kota ini. 🙂

20161009_152517.jpg
HKIA, Hong Kong International Airport

Wisata Lombok yang eksotis

Pulau Lombok adalah salah satu destinasi wisata yang mulai naik daun di Indonesia. Pulau yang terletak di Propinsi Nusa Tenggara Barat, berbatasan dengan propinsi Bali. Sudah banyak wisatawan asing yang mengenal pulau lombok ini sebagai tempat wisata tropis dengan pantai senggigi yang indah dan gunung rinjaninya. Para peselancar (surfer) juga sudah banyak yang mengunjungi pulau lombok dan menjadikannya salah salah satu alternatif lain untuk berselancar dibandingkan pulau Bali yang sudah kelebihan populasi pengunjung untuk tujuan surfing.

Lombok selain pantai senggigi juga memiliki tempat tujuan surfing lainnya yakni Kuta Lombok,( berbeda dengan Kuta Bali). Selain di pulau lombok utamanya, ada kepulauan kecil yang dalam bahasa setempat di sebut Gili dan yang paling terkenal di antaranya adalah 3 Gili, yakni Gili Trawangan, Meno dan Air, menawarkan beberapa tempat surfing terbaik.

mengetahui lebih lanjut perihal surfing dan sekolah surfing :

Namun saya tidak bisa surfing atau belum bisa hehe. Harus selalu optimis suatu saat akan bisa. Pada kesempatan 3 tahun yang lalu, saya membawa rekan-rekan partner untuk berlibur ke Lombok 4 Hari 3 Malam. Karena peserta rombongan bervariasi, ada ibu-ibu juga, jadi tentunya itinerary yang kami susun pastinya tidak ada opsi aktivitas yang ekstrem seperti surfing. Total peserta rombongan 10 orang saja. Kami akan berwisata di lombok dan menyempatkan diri ke gili trawangan.

20151210_092607
Bandar Udara Internasional Lombok

Hari Pertama, Jakarta-Lombok. Kami tiba di Bandar Udara Internasional Lombok kemudian langsung berangkat ke desa Sade. Apa itu? lets cekidot.

 DESA SADE

Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Dusun ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di telinga wisatawan yang datang ke Lombok. Dinas Pariwisata  menjadikan Sade sebagai desa wisata. Uniknya, warga desa punya kebiasaan khas yaitu mengepel lantai menggunakan kotoran kerbau. Jaman dahulu ketika belum ada plester semen, orang Sasak Sade mengoleskan kotoran kerbau di alas rumah.

 

 

 

 

 

 

DESA SUKERARE yaitu desa pengrajin kain tenun ikat, kemudian menuju

DESA GERABAH yaitu desa banyumulek, di sini peserta bisa demo membuat gerabah dari tanah liat,

 

sore harinya menuju pantai senggigi melihat sunset dari pantai batu bolong, kemudian makan malam di local resto dan chek in hotel acara bebas

 

GILI TRAWANGAN

Berangkat dari hotel sekitar jam 9 pagi, kemudian langsung menuju BUKIT MALIMBU, sebuah pemandangan alam, pantai, gunung dari atas bukit, berhenti di bukit malimbu untuk foto-foto dan menyaksikan gugusan hamparan 3 gili, selanjutnya menuju pelabuhan, tiba di pelabuhan dengan boat yang sudah di siapkan langsung menuju GILI TRAWNGAN denga jarak tempuh hanya 15 menit dengan speed boat

tiba di gili trawangan acara bebas sperti : Snorkling, diving, jalan-jalan keliling gili dengan sepeda / andong, atau bersantai di pinggir pantai (aktivitas biaya pribadi) makan siang kami sajikan di local restorat di gili trawangan, setelah puas menikmati pantai gili trawngan kembali ke pelabuhan menuju Monkey Forest (Hutan Pusuk) Banyak terdapat monyet yang turun kejalan mencari makan, dan sisa waktu yang ada untuk mencari oleh-oleh has Lombok kemudian makan malam dan kembali ke hotel.

Setelah sarapan dan chek out hotel, acara bebas di hotel dan tiba waktunya kami jemput selanjutnya menuju Kota Cakra / Mataram untuk mencari oleh-oleh has Lombok yang terkenal sperti : Mutiara Lombok, Aneka jenis Dodol, Madu asli Sumbawa, Susu kuda liar, telur asin, dan banyak lagi lainnya, Kaos Lombok, setelah itu makan siang kemudian tour menuju TAMAN NARMADA dan PURA LINGSAR sebuah mata air AWET MUDA taman dan taman peinggalan sejarah, kemudian menuju bandara. program selesai

TO BE CONTINUED ( lAGI kumpulin foto) hehehe

Trip Singkat ke Singapura

Singapura adalah salah satu negara tetangga terdekat dengan Indonesia. Jumlah penerbangan yang banyak dan waktu tempuh yang tidak terlalu lama membuat Singapura menjadi salah satu destinasi wisata yang cocok untuk short trip. Saya sendiri sudah beberapa kali ke singapura, hampir semuanya karena urusan pekerjaan dan training.

Ini adalah cerita petualangan kami pertama kalinya berdua ke singapura. Namun 2 hari pertama-nya saya akan mengikuti training di suntec city. Rencananya nanti di hari-3 dan ke-4, mantan pacar saya ini (yang sekarang sudah jadi istri) menyusul dari kota Pontianak, dengan penerbangan ke Batam. Jadi nanti saya akan menyeberang dari Singapura ke Batam untuk menjemputnya.

Singgah di Clarke Quay siang hari?

Sebelum menyeberang ke batam, karena flightnya doi siang. Saya singgah di Hooters di Clarke Quay untuk early lunch sebelum ke Harbourfront. Kenapa ke sini? karena iseng saja, sebelum saya sudah pernah ke sini beberapa tahun lalu dengan teman-teman kantor juga. Niat awalnya mencari restoran apa saja yang ada di Clarke Quay, tapi banyak yang belum buka, dan sepi sekali, kebetulan malah hooters ini yang buka

20161205_120639

Clarke quay berada di tengah kota, berada tepat di sungai Singapore River. Di Clarke Quay ini banyak kita temukan wisata hiburan malam seperti, cafe cafe, bar, dan tempat dugem. Karena memang konsepnya untuk hiburan malam, rata-rata memang bukanya dari sore ke malam.

So no choice kan? haha, saya harus makan di sini dan dilayani oleh waitress yang cantik, tapi saya lupa namanya, gadis ini berasal dari eropa timur, saya juga lupa negaranya. Nih penampakannya foto di belakang saya. Burgernya bagaimana?..eunak hehe…

 

Well, selesai makan, time to go to harbourfront. saya akan naik MRT ke sana. Rutenya? Gampang. Buat teman-teman yang pertama kali ke singapura, pastikan anda membiasakan diri dengan MRT, sehingga enak kemana-mana. Anda bisa baca panduan lengkapnya di sini Rute MRT. Jangan lupa membeli kartu easypay. kartu ini bisa anda dapatkan di bandara changi atau di stasiun MRT manapun. Bisa dibeli juga di Sevel.

Contohnya untuk saya, one of the reason, kenapa saya milih cari makan di sini, clarkequay, karen ada stasiun MRT-nya sendiri dan satu rute ke arah stasiun MRT harbourfront dengan menggunakan jalur North East Line (Ungu). Perhatikan peta di bawah ini. Dari Halte MRT Clarke-Quay ke Stasiun MRT Harbourfront, hanya berjarak 3 stasiun saja yaitu chinatown, outram-park dan berhenti di Harbourfront. gampang kan.

Peta-Jaringan-MRT-Singapore
The New MRT & LRT Singapore Maps

 

Kulineran di Cipanas – Warung Sate Shinta

Setelah jalan-jalan di Little Venice Cianjur, sorenya kami melanjutkan perjalanan untuk check in di hotel Palace Cipanas, Jl. Raya Cipanas KM.81,2. Lokasinya sangat dekat dengan Istana Presiden Cipanas. Hotelnya juga bagus, dan bersih, fasilitasnya lengkap dan dekat dari mana saja. waktu yang kami tempuh dari little venice kesana, sekitar 30menitan, melewati jalan mariwati. Continue reading Kulineran di Cipanas – Warung Sate Shinta